Be Happy^^

No More Pain, No More Cry (: (:

Minggu, 26 Februari 2017

(CORETAN ISAH) Cowok Itu Nggak Peka


CORETAN ISAH #9
(Ditulis pada 12 Januari 2017)

Cowok Itu Nggak Peka

Yang setuju dengan pendapat saya jika cowok itu nggak peka, cung tangan coba…

Bagi kita para perempuan, cowok terkenal sekali dengan ketidakpekaan mereka. Ya kan, ya dong? Ya iyalah pastinya. Yang cowok jangan protes dulu. Akan saya jelaskan kenapa kalian itu disebut “TIDAK PEKA”.

Dalam KBBI, kata peka artinya: pe.ka a 1 mudah merasa; mudah terangsang; 2 mudah bergerak (tentang neraca peralatan mekanis); 3 tidak lalai; 4 mudah menerima atau meneruskan pengaruh (cuaca dsb)

Berdasarkan pengertian peka menurut KBBI tersebut, kita ambil pengertian peka yang pertama, yakni mudah merasa. Mudah merasa. Yang cowok-cowok, ngerti nggak maksudnya mudah merasa?


Ya ngerti lah / Merasa apa coba? / Merasa asin, manis, pahit, asam, pedas, kecut, umami, kan? / Halah, cowok mah gitu. Emang nggak peka deh -___- / Wanita emang gitu, nggak mudah dipahami apa maksudnya / Makanya peka donk / Kalian aja yang terlalu banyak maunya / Eh, lu ngajak ribut??? / Loh yang ngajak ribut siapa cobaa?

Aduduh, malah rusuh sendiri saya.

Jadi begini, berdasarkan curhatan teman saya yang kebanyakan adalah mengenai KETIDAKPEKAAN cowok, karena itu saya menulis Coretan Isah edisi ke-sembilan ini. Tidak hanya satu orang teman yang curhat seperti itu, ada beberapa dan hampir kesemuanya mengeluh betapa susahnya yang namanya lelaki itu untuk peka. Bukan hanya dari curhatan teman-teman sih sebenarnya, saya pribadi juga pernah dan sedang mengalaminya, kwkw XD

Ada salah seorang sahabat saya yang paling saya sayangi sedunia dan seakhirat (tapi sayangnya mungkin cuman saya yang menganggap seperti itu, entah dianya bagaimana haha) mengalami kejadian sungguh tragis dan mengenaskan. Ini tidak seperti kisah-kisah melodrama di drama Korea yang benar-benar menguras air mata sih, hanya saja ini kan kisah nyata. Jadi efek nyeseknya tuh berasa banget di sini *nunjuk tembok* #Loh?

Sahabat tersayang dunia akhirat saya ini nih pernah demen ama seorang ikhwan di kelas semasa eSeMA. Dulu dia rela melakukan apapun untuk sang Ikhwan pujaan. Ketika si ikhwan males ke kantin buat beli makanan ketika jam istrirahat, sobat saya itu mau-maunya aja belikan gorengan dari kantin terus dibungkus dan di bawa ke kelas. Demi siapa? Demi si Ikhwan itu permisa.

Pernah juga si Ikhwan nggak punya pulsa, males jalan ke tempat orang jual pulsa. Naaaah, ini nih si sobat saya ketika si Ikhwan esemes buat minta tolong isikan pulsa maka dengan semangat empat-lima dirinya dengan senang hati ke luar rumah jalan ke tempat orang jual pulsa di tengah cuaca terik demiiiiii si Ikhwan pujaan.

Sobat saya ini nggak pernah sebaik itu ke ikhwan-ikhwan lain di kelas kecuali sama si do’i. Bahkan termasuk ke teman sebangkunya Ikhwan idamannya pun kagak. Harusnya si Ikhwan ini ngerti donk kenapa sobat saya ini mau-maunya melakukan apapun yang dia minta. Bukan karena sobat saya baik banget punya hati cem malaikat, tapi karena demen. Adududuh, gemes ternyata si Ikhwan pujaan sobat saya ini malah sukanya sama seorang akhwat berkulit pucat kelas sebelah. Lalu yang lebih ngenes adalah si Ikhwan itu ceritanya sama sobat saya ini.

Gimana nggak langit serasa runtuh di kepalanya sobat saya ini kan cobaa???

Tuh Ikhwan sumpah nggak peka banget. Nyadar dikit kek elu Bruh -_- Elu nggak lihat ada cewek tulus banget ke elu, tapi elunya ngincar cewek lain yang sukanya malah bukan sama elu dan parahnya elu curhatnya sama sobat gue pula. Dunia emang kejam saudara sekalian :v

Itu baru satu contoh ketidakpekaan cowok yang—biasanya sih—sering dialami gadis remaja. Baik itu di sekolah maupun di kampus.

Cowok itu nggak peka karena mereka lebih mengendalkan pikiran mereka ketimbang hati.

Mungkin saja Ikhwan pujaan sobat saya ini selalu positive thinking, menganggap bahwa kebaikan sobat saya itu karena memang sobat saya itu pada dasarnya memiliki hati baik, lemah lembut, dan mudah dimintai tolong (bahkan mungkin termasuk ketika disuruh-suruh). Hatinya nggak merasa jika itu bukanlah perbuatan baik belaka. Melainkan perasaan suka yang berdampak pada kerelaannya untuk melakukan apapun demi sang pujaan hati.

*Mengapa kau tak perdulikan aku… Mengapa engkau abaikan rasaku… Ataukah mungkin hatimu membeku hingga kau tak pernah pedulikan aku… Cobalah mengerti keadaanku, cobalah pahami keinginanku.. huwooo*

Bisa jadi, ketikdakpekaan cowok itu karena mereka tidak mau repot dan ambil pusing dengan keadaan di sekitarnya. Terutama jika itu berkaitan dengan seorang wanita.

Saya tidak berarti mengatakan bahwa semua cowok itu nggak peka loh ya, pasti ada saja yang punya tingkat kepekaan luar biasa namun emang adaaaaa aja cowok yang nggak peka itu. Sebenarnya apa sih yang membuat kalian itu nggak peka?

Tolong aja nah peka wooeey peka—terutama dirimuuuu yang akuh maksud ><

Gini loh. Cewek kalo sudah ngomong, “Gimana nih, umur aku bukan lagi usia dimana masih bisa main-main. Semuanya harus sudah serius.” Tau nggak apa yang harus cowok bilang?

“Ah, kamu bener. Sekarang waktunya KITA punya rencana serius buat masa depan.”

Bukan malah bilang, “Nah, hayo tuh kamu jangan lagi main-main kayak anak kecil. Kamu sih, kebanyakan nonton dram Korea melulu sampai lupa kalau umur kamu bukan anak remaja labil lagi.”

-___- *pengalaman pribadi :p *

Yang cowok-cowok nih ya, ingat pesan aku. Kalau sudah cewek pujaan ngomong begitu, itu tandanya kalian sudah harus siapkan mental datangin rumah orangtuanya si do’i buat minta restu. Bukannya malah nyuruh berhenti nonton drama Korea, ckckk. Kami ini wanita butuh kepastian. Kepastian cuy kepastian. Peka donk yah peka T_T

Eum, syudahlah.

Maapkeun Coretan Isah edisi kali ini yang isinya nggak penting banget. Nggak berbobot pula, dan malah terkesan curhat bahkan men-judge para cowok dengan label “Tidak Peka”. Saya cuman ingatin, pahami tiap maksud ucapan wanita karena emang sih pada dasarnya kami para wanita tidak menyatakan maksud dan keinginan kami secara lugas dan terang-terangan, melainkan melalui istilah, isyarat, serta pesan tersirat.

Jadilah cowok yang peka, baik itu kepada wanita ataupun lingkungan sekitar, buahahaahahaaa :v

Salam literasi ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar