Be Happy^^

No More Pain, No More Cry (: (:

Selasa, 27 Desember 2016

(CORETAN ISAH) Hubungan Tanpa Status


CORETAN ISAH #7
(Ditulis pada 27 Desember 2016)

Hubungan tanpa Status

Aheeem!

Dari judulnya terlihat seperti tulisan ini adalah sebuah cerpen bernuansa melankolis dengan alur sad ending, wkwkkk… Tapi ini bukanlah cerpen. Melainkan sebuah tulisan dari makhluk yang terserang virus bernama HTS :p

Virus HTS a.k.a Hubungan tanpa Status adalah salah satu jenis virus yang banyak menulari para pemuda dan pemudi. Virus yang berakibat fatal jika virus ini tidak segera ditangani dengan adanya satu kata bernama “status”.


Kebanyakan remaja pasti terserang virus ini. Nggak usah bohong deh kalau ngaku nggak pernah. Hah? Beneran nggak pernah? Ah bohong nih. Ayolah ngaku aja XD maksa mode: on.

Kenapa Hubungan tanpa Status ini bisa terjadi?

Jika kita melihat fenoma yang terjadi pada remaja saat ini, petemanan antara pria dan wanita bukanlah sesuatu hal yang tabu lagi. Tidak ada lagi batasan antara pria dan wanita dalam bergaul. Akibatnya, remaja wanita bisa dengan mudah akrab dengan remaja pria.

Sebenarnya awal dari hubungan tanpa status terjadi disebab hubungan yang mengatasnamakan pertemanan. Memang sih terlihat biasa saja. Hanya berteman. Berteman tapi memiliki rasa lebih. Tul kan? Saya rasa memang betul sebab yang menulis pun sedang tertular virus HTS ini XD

Asal mula terjangkitnya dua orang oleh virus ini biasanya tidak dirasakan dan tanpa disadari. Pertemanan yang melebihi kodrat seharusnya sebagaimana hubungan di antara teman, merembet pada hubungan yang melebihi pertemanan seharusnya. Atau dalam kalimat sederhananya tuh gini, awalnya teman tapi karena merasa asyik dan merasa saling cocok satu sama lain, yang awalnya berteman jadi ada rasa memiliki.

Bohong banget ketika ada salah satu oknum yang terserang virus HTS mengaku, “Nggak masalah sih kalau tanpa status selama aku bisa terus sama dia.” Ah, jangan membohongi diri Anda sendiri wahai Sang-Terjangkit-Virus :p

Pastilah ada perasaan ingin memiliki meskipun tahu jika hal itu sulit. Hubungan tanpa status bisa dirasakan oleh kedua pihak atau hanya salah satunya saja. Misalnya di satu pihak si wanita merasakan perasaan berlebih, tapi si pria tetap menganggapnya teman biasa. Meskipun si pria hanya menganggap si wanita teman biasa, tapi perlakuan si pria pada si wanita lebih dari perlakuan layaknya seorang wanita. Ini sih sering terjadi. COWOK ITU KEBANYAKAN NGGAK PEKA MAMEN :V

Ketika virus HTS sudah mulai menjadi-jadi, sudah menerobos sistem imun sehingga si pemilik tubuh sudah tidak memiliki daya tahan lagi untuk menangkal virus tersebut, biasanya yang terjadi ujung-ujungnya adalah B-A-P-E-R. Widih, berat. Virus HTS ini termasuk salah satu jenis virus yang sangat berbahaya jika tidak segera ditanggulangi.

Mengaku si doi milik kita, tapinya nggak ada status. Duh!

Melihat si doi deket sama orang lain, atit anet nih ati >< tapi mau gimana lagi, kan nggak ada status. Duh!

Sewaktu si doi perhatiaaaaaan banget ke kita, pengen banget milikin dia. Tapi atas nama menjaga pertemanan, yah dibiarkan saja rasa itu dipendam. Membiarkan hubungan tanpa status itu terus berlanjut. Nggak masalah selama terus bisa bareng si doi. Duh!

Kadang suka kesel juga sama si doi. Misalnya si doi yang suka telat makan, atau tidur larut. Mau negur, tapi nggak punya hak. Kan diri ini bukan siapa-siapa. Cuman temen. Duh!

Tiap hari pulang sekolah ataupun pulang kuliah bareng-bareng. Semua orang sudah teriak “cieee-cieee, cuiitt cuiiit yang berduaan mulu!” Tapi mah kalian berdua cuman bisa senyam-senyum aje. Menyangkal tidak, mengiyakan pun tidak. Kan nggak punya status. Duh! Duh! Duh!

Ini tuh fakta loh. Bukan rekayasa.

Ini fenomena yang sering terjadi. Lihatlah di sekeliling kalian. Atau memang kalian juga sedang merasakannya? (Karena sekali lagi saya katakan, yang menulis ini dalam keadaan sekarat sebab virus HTS ini sudah merusak kekebalan tubuh dan kinerja otak saya, huhhh)

Jujur, malah kebanyakan malah menikmati dan senang dengan virus HTS ini. Ada yang menganggap sebagai masa penjajakan sebelum akhirnya memutuskan untuk pacaran. (Naudzubillah, sorry guys saya bukan pegiat pacaran loh) Tapi malah gara-gara hubungan tanpa status ini, kadang nih bisa aja seorang wanita memiliki teman dekat laki-laki lebih dari satu yang kesemuanya adalah teman HTS-annya.

Ada beberapa teman saya yang mengakui jika lebih asyik menjalani hubungan tanpa status. Katanya sih nggak terikat, jadi bebas mau kemana-mana nggak ada yang ngatur. Katanya mau bebas, tapi perlu kasih sayang lelaki juga gimana sih -__- kalau buat saya, terserang virus HTS ini NGGAKENAKINBANGETSUMPAHBROH!

Dikit-dikit bawaannya baper. Serius loh. Jadi gini, hari Minggu sore saya dan teman-teman termasuk si doi lagi ngerjakan tugas kuliah di salah satu café—cuman gaya doank mah ke café soalnya free wifi. Ketika itu saya pinjam ponsel si doi buat menghitung jawaban dari salah satu soal dari tugas yang lagi dikerjakan. Si doi ngomong gini, “Mau pakai kalkulatornya aja kan? Bentar aku bukakan dulu.”

Hari Minggu kemarin ponsel saya mati, jadi terpaksa pinjam ponselnya. Saya heran, kenapa musti dicarikan segala kan saya bisa cari sendiri? Nah ya sudah saya terima saja ponselnya yang sudah membuka menampilkan menu kalkulator.

Waktu lagi seriusnya ngerjakan soal, saya iseng buka kotak pesan di ponselnya. Selama ini kami berdua tidak pernah melanggar privasi masing-masing. Jadi waktu itu saya iseng pengen lihat apa sih isi dari kota pesannya. Guess what! Banyak sekali sms yang isinya “sayang-sayangan”. Lah, kaget donk saya. Pantasan tadi dia langsung buka menu kalkulator.

Saya buka juga pesan terkirim di ponselnya (kemarin dia kasih saya HP Mito yang masih pake tombol 1,2,3 itu loh) ternyata sms yang dikirim juga bernada sama, panggil sayang-sayangan gitu. Terus karena saya sudah emosi, ya jadilah saya banting itu HP ke atas meja.
Saya langsung gedek dan kehilangan mood buat ngerjakan tugas. Temen-temen langsung bingung apalagi ketika saya tiba-tiba mau langsung pulang padahal tugasnya belum selesai dikerjakan.

Kalian tahu berapa lama kami menjalin pertemanan dengan embel-embel Hubungan tanpa Status? Sudah dua setengah tahun! Selama itu saya memang tahu banyak wanita yang dekat dengannya. Tapi saya tetap percaya—juga dia sendiri yang bilang—cuman saya yang paling akrab sama dia. Dan yeah, kami berdua emang sadar kalau kami memang pada kondisi lebih dari teman.

Nah, melihat sms sayang-sayangan itu, saya langsung down. Pikiran saya berkecamuk mengenai hal negative tentang dia. Jadi selama ini dia sudah punya pacar karena itu sampai detik ini kami tetap pada hubungan yang tidak jelas seperti  ini? Jadi setiap malam saya pulang kuliah sama pacarnya orang?

Saya diberi tahu teman saya yang waktu itu juga ikut mengerjakan tugas di hari Minggu kalau sms itu bukan dari doi. Itu sms kakaknya doi bareng kakak iparnya. Teman saya itu langsung periksa baik-baik seluruh isi smsnya. Masa iya ada nyebut-nyebut jaga anak mereka yang notabene-nya adalah keponakan si doi.

Saya sih emang langsung percaya soalnya feeling saya mengatakan si doi nggak mungkin punya sikap begitu. Tapi saya tunggu si doi jelaskan langsung tentang sms yang saya lihat itu. Kalian tahu apa kata si soi?

“HAHAHAHAA, KAMU ITU LUCU BANGET SUMPAH! WAKTU KAMU BBM MARAH-MARAH KALAU AKU PUNYA PACAR AKU CUMAN BISA NGAKAK MAKANYA NGGAK AKU BALAS. AKU SUKA LIHAT KAMU NGAMBEK NGGAK JELAS GITU HAHAHAHAHAHAH! ITU SMS KAKAK IPAR AKU SAMA KAKAKKU, HP KAKAKKU RUSAK JADI PAKE HP-KU. HAHAHAHAHH, ASLI KAMU KALAU CEMBURU LUCU BANGET. MAKANYA PERIKSA BETUL-BETUL ISI SMSNYA, CUMAN KARENA ADA KATA SAYANG BUKAN BERARTI AKU PUNYA PACAR. HAHAHAHHH!”

Vangkeeee! Saya ditertawakan -__-

Jadi sejak kejadian itu, saya sekarang mulai kesal sama virus HTS. Saya harus segera memusnahkan virus ini.

Caranya?

Kata salah satu kenalan saya, sebaiknya cari oranglain yang memang mengajak serius. Si doi emang serius, tapi kata-kata dia kalau dia belum siap melamar itu kadang saya kesal juga. Berhubung si doi tahu saya tidak mau pacaran, jadi doi akan langsung ke arah hubungan yang serius. Tapi sampai kapan??! Harus sampai kapan kami seperti ini?

Apa sampai akhirnya Zayn Malik kembali ke One Direction? (Kalo ini sih saya mengaminkan sekali… Mengaminkan Zayn balik lagi ke 1D hihiii)

Emang sih kami berdua masih kuliah. Terus juga saya belum punya kerjaan. Terus di doi sih emang pegawai birokrasi, tapi mungkin gajinya belum cukup buat “uang jujuran” XD lah, saya kok malah makin ngarep. Ah, biarin. Biar si doi peka. Semoga.

Saya yakin kebanyakan wanita yang dalam masa hubungan tanpa status juga mengharapkan si doi segera menyatakan perasaannya atau memperjalas arah hubungan kalian. Benar kan? Karena wanita itu butuh kepastian dan status.

Jadi untuk laki-laki, segera perjelas hubungan kalian. Karena virus HTS sangat berbahaya bagi keselamatan generasi muda.

Hubungan tanpa Status terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tapi juga ketidakberanian dalam mengungkapkan perasaan dan juga ketidakpekaan.

Dan sekali lagi, buat lelaki jangan buat wanita menerima virus jahat itu okeh T_T kalian harus berani dan tegas dalam suatu hubungan.

Ah, capek nulis.

Demikianlah Coretan Isah edisi kali ini. Meskipun tulisan ini sungguh tidak berarti, tapi saya sangat berharap agar virus HTS ini segera musah selama-lamanya dari muka bumi XD

Salam literasi ^^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar